puisi cinta
Januari 30, 2008
tadi malam aku bertemu denganmu
hanya ada aku dan engkau
tadi malam aku memelukmu
sepuas hatiku
namun
tak terhapus rinduku
kapan lagi kita akan bertemu
aku tak tahu
tetap kunanti saat itu
pertemuan indah dalam mimpi
denganmu, Ibu
-Januari, 2005-
Entry Filed under: Kepak sayap kata. .
6 Comments Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed
1.
Nurul Hasanah | Februari 3, 2008 at 4:06 pm
gambaran tentang ibu cukup menakjubkan karena seperti penulisan dasar puisi yaitu samar… puisnya lumayan mengecoh… hehehe….
tapi, puisi itu kan bisa mendramatisr apa-apa yang dalam hidup kita, orang-orang yang ada di sekliling kita.
apa lagi ibu… bikin lebih greget lagi dong….
tadi malam aku memelukmu
sepuas hatiku
namun
tak terhapus rinduku
wah, kata-kata yang ini bagus banget… hmmm, yan gsaya tangkap. ibunya sudah nggak ada lagi di dunia ini dan sang
anak bertemu di alam mimpi….
great man….
keep youou….
2.
lintang | Februari 4, 2008 at 4:25 am
Tq ^_^
Btw ini maksudnya apa/ bgmn ya:
“great man….
keep youou….“
3.
dwi ardi irawan | April 19, 2008 at 12:38 pm
awalnya emang mengecoh, … pas baris terakhir langsung mengena. simple, lugas…dan dalem. bagian yang paling aq suka :
tetap kunanti saat itu
pertemuan indah dalam mimpi
denganmu, Ibu
4.
lintang | April 22, 2008 at 2:49 am
Makasih yaaa…. commentnya. Ayo Di… bikin puisi ato syair lagih.
5.
agoezi | Juni 15, 2008 at 1:18 pm
Wah mengingatkanku pada ibuku juga
Rindu…
6.
lintang | Juni 16, 2008 at 3:05 am
Saat merindukan seseorang
Lantunkan doa yang indah untuknya